SEJARAH PANCA BELA PUSAT BUSIDO
Berdirinya Perguruan Silat Panca Bela Pusat Busido di awali oleh seorang tokoh yakni Drs. David Tuanakotta beserta rekannya yaitu Danoe, Drs. Iwan dan Titus, kemudian mendapat dukungan dari Stefanus pada tahun 1966.
Bedirirnya panca bela sebenarnya tidak lepas dari pengaruh pendidikan seorang guru Cimande yakni bapak Junaedi (murid Haji Gaos) yg mendidik Drs, David, Danoe, Drs. Iwan dan Titus pada tahun 1962.
Berkat ketekunan dan kemauan Drs. david cs dimana hendak memperdalam ilmu silat yg sesunggunya serta mendengar cerita asal-usul Cimande yg sesunggunya maka mereka mencoba mencari gur ShaO Lin shu yg asli dsan hasilnya setelah berhubungan surat dengan guru Sho Lin Shu yg bernama Suhu Liem You Kiong dan Suhu Lim Kim Yong pada akhir 1962.
Tahun 1966 Drs. David yg lebih dahulu berusaha menyebarkan seni beladiri yg dipelajari karena beliau mendapat pesan dari gurunya bahwa 'Ilmu Tanpa Di Amalkan Akan Mati" sehingga pada tahun 1966 pertama kali dalam sejarah panca bela diajarkan kepada siswa Depok. Pada tahun 1967 menyebar ke SMA GERSIDA dengan pengolahan secara sistematis dan dapat dipelajari dengan mudah sehingga perkembangan panca bela begitu cepat. Dua tahun kemudian secara sah berdirilah Perguruan Panca Bela Pusat Shao Lin Shu BUSIDO dimanan perguruan ini terdaftar di kepolisian 821 Bogor dengan numb; 04/ORMAS/INTEL/69 pada tanggal 28 september 1969sehinga ditetapkan sebagai hari jadi Perguruan Panca Bela Pusat.
Nama Panca Bela diberikan mengingat jasa-jasa dari pada perguraan yg telah dimasuki oleh Drs. David cs yaitu Perguruan Yudo, Yiuyitzu, Cimande, Yoga, dan Shao Lin, tetapi secara keseluruhan pelajaran yg diajarkan di Panca Bela adalah gerakan Shao Lin Shu yg terdiri dari gerakan KangFa dan You Fa serta gerakan Thai Kek Kun aliran Yang, gerakan Whu Tang San, Tenaga dalam dan Permainan senjata (toya, Bosu, Sabuk, Pisau, Golok, Trisula, dan double stick atau Joan Pian). Pada tahun 1966 nama perguruan asal negeri cina membawa akibat buruk bagi Indonesia dan suasana pada saat itu tidak baik sehingga secara adat ketimuran nama-nama perguruan silat yg telah dimasuki Drs, David cs tidak lagi disebutkan. Perlu diketahui juga, bahwa gerakan di perguruan Panca Bela dengan nama Cina ditranslate ke Indonesia mengingat bahasa yg digunakan sulit dan panjang untuk dibaca, dalam hal ini sebagian diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang oleh seorang kawan dekat Drs. David.
Demikian sekilas sejarah berdirinya Perguruan Silat Panca Bela Pusat Busido.